Senin, 08 Juli 2024

Apakah benar bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar?

Apakah benar bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar?

Otak kita menyerap informasi dalam dua memori.

Yang pertama disebut dengan SEMANTIC MEMORY. Semantic Memory ini ibarat Wikipedia dalam otak kita. Jika anda tahu apa ibu kota Jepang, maka ini adalah semantic memory.

Dengan kata lain semantic memory adalah pengetahuan kita termasuk informasi mengenai data diri kita.

Tapi jika kita baru saja mengalami sebuah kejadian, urutan kejadian ini akan terekam dalam episodic memory.

Jika kita baru saja pulang dari Jepang, maka informasi mengenai nama-nama makanan di Jepang akan masuk dalam Semantic memory dan pengalaman kita liburan di Jepang akan masuk ke dalam Episodic memory.

Dengan kata lain:

Semantic memory adalah bank informasi kita dalam otak. Atau seperti yang saya katakan , Wikipedia dalam otak kita.

Sedangkan Episodic memory lebih melibatkan perasaan dan pengalaman. Mungkin ini lebih seperti album foto pribadi kita yang berisi kenangan-kenangan yang kita alami.


Episodic memory ini berperan penting dalam proses pembelajaran. Kenapa?

Karena episodic memory lah yang menyimpan ingatan jangka pendek kita, atau kejadian yang baru saja kita alami.

Jadi jika kita baru saja belajar, maka ingatan tentang pelajaran itu akan terekam dalam episodic memory.

Episodic memory lah yang memungkinkan kita untuk mengingat bukan hanya fakta atau konsep yang dipelajari, tetapi juga detail-detail spesifik tentang situasi pembelajaran tersebut—seperti di mana kita belajar, apa yang kita lihat atau dengar, bagaimana perasaan kita saat itu, dan bagaimana kita secara fisik berinteraksi dengan materi pembelajaran.

Semua detail ini membantu memperkuat ingatan kita tentang apa yang telah kita pelajari.


Namun tahukah anda jika orang yang usianya lebih muda justru memiliki episodic memory yang lebih baik

Ini lah alasannya orang tua biasanya pikun. Karena episodic memory nya melemah.

Ini sudah dibuktikan secara ilmiah dimana memang orang yang lebih tua lebih susah belajar hal yang baru dibanding orang yang lebih muda.

Ada juga penelitian lain yang menemukan bahwa orang yang lebih tua memiliki performa yang lebih buruk dari orang yang lebih muda saat masa orientasi pekerjaan

Jadi sudah jelas, orang yang lebih muda belajar lebih baik dari orang yang lebih tua.

Sekarang pertanyaanya, apakah ada kata terlambat untuk belajar?

Tidak ada!

Contohnya ini

Wanita Jepang bernama Masako Wakamiya belajar coding di usia 80an dan berhasil membuat permainan untuk iphone.

Tapi ini adalah outlier atau dalam statistik adalah nilai yang jauh berbeda dari nilai lainnya dalam kumpulan data. Nilai ini muncul sebagai pengecualian dalam pola data yang ada.

Dengan kata lain, tidak semua orang tua bisa belajar dan sukses seperti Masako. Ini karena secara ilmiah memang sudah dibuktikan jika saat kita sudah tua, episodic memory kita melemah

Ini juga secara tidak langsung menyatakan waktu belajar terbaik itu adalah saat kita masih muda, saat episodic memory sedang kuat-kuatnya.

Jadi sekali lagi, apakah ada kata terlambat untuk belajar?

Tidak. Kita masih bisa belajar saat sudah tua tapi….

Kemampuan kita menyerap pelajaran akan melemah akibat melemahnya episodic memory kita. Mungkin ini juga yang mendasari peribahasa dalam bahasa inggris yang berbunyi

"You can't teach old dogs new trick"

Tapi tentu saja akan selalu ada outlier.Selalu ada Masako-Masako lain yang meskipun usia sudah senja tapi tetap mampu menghasilkan sebuah karya.

Maka bagi kalian yang masih muda, jika ingin belajar sesuatu, lakukan sekarang! Karena makin muda kalian, makin mudah kalian mempelajari sesuatu.

Dan bagi orang tua, berikan anak-anak anda kesempatan untuk menjelajahi berbagai kegiatan dan pengetahuan baru.

Karena episodic memory cenderung lebih kuat saat kita masih muda, maka anak-anak memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menyerap informasi baru dan belajar dari lingkungan sekitar mereka.

Manfaatkan ini.

Semoga membantu

Sabtu, 06 Juli 2024

PERADABAN DUNIA

 Peradaban dunia merujuk pada perkembangan dan kemajuan masyarakat manusia sepanjang sejarah, mencakup berbagai aspek seperti budaya, teknologi, politik, ekonomi, dan seni. Berikut adalah beberapa peradaban penting yang telah memberikan kontribusi besar terhadap sejarah dunia:

1. Mesopotamia

  • Lokasi: Antara sungai Tigris dan Efrat (kini wilayah Irak modern).
  • Capaian: Penemuan tulisan (cuneiform), kota-kota pertama, dan hukum tertulis (Kode Hammurabi).

2. Mesir Kuno

  • Lokasi: Lembah Sungai Nil.
  • Capaian: Piramida, hieroglif, mumi, dan pengetahuan dalam bidang kedokteran serta teknik.

3. Peradaban Lembah Indus

  • Lokasi: Pakistan dan barat laut India modern.
  • Capaian: Kota-kota terencana seperti Mohenjo-Daro dan Harappa, sistem sanitasi yang maju.

4. Yunani Kuno

  • Lokasi: Yunani modern.
  • Capaian: Demokrasi, filsafat (Socrates, Plato, Aristoteles), Olimpiade, arsitektur klasik.

5. Romawi Kuno

  • Lokasi: Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara.
  • Capaian: Hukum Romawi, infrastruktur (jalan raya, jembatan, aquaduk), seni dan sastra Latin.

6. Dinasti Tiongkok

  • Lokasi: Cina modern.
  • Capaian: Penemuan kertas, bubuk mesiu, sutra, filsafat Konfusianisme dan Taoisme.

7. Peradaban Maya dan Aztec

  • Lokasi: Mesoamerika.
  • Capaian: Kalender Maya, piramida Mesoamerika, sistem penulisan hieroglif, pertanian canggih.

8. Peradaban Islam

  • Lokasi: Timur Tengah, Afrika Utara, Spanyol.
  • Capaian: Ilmu pengetahuan dan teknologi, seni arsitektur Islam (seperti masjid), karya sastra dan filsafat (Avicenna, Al-Ghazali).

9. Renaisans Eropa

  • Lokasi: Eropa, terutama Italia.
  • Capaian: Kebangkitan seni dan ilmu pengetahuan, penemuan mesin cetak oleh Gutenberg, penjelajahan dunia baru.

10. Revolusi Industri

  • Lokasi: Eropa Barat dan Amerika Utara.
  • Capaian: Perkembangan teknologi dan mesin, perubahan sosial dan ekonomi besar-besaran, urbanisasi.

Setiap peradaban ini memberikan kontribusi unik terhadap perkembangan peradaban dunia secara keseluruhan, membentuk dunia seperti yang kita kenal hari ini.

Solusi Cerdas untuk Demokrasi Indonesia


 Memahami dan memberikan solusi terhadap sebuah persoalan dalam demokrasi di Indonesia membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan beragam. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk melihat sebuah persoalan dan mencari solusinya dalam konteks demokrasi di Indonesia:

1. Identifikasi Masalah

  • Pendekatan Empiris: Kumpulkan data dan fakta terkait masalah yang dihadapi. Misalnya, tingkat partisipasi pemilih, transparansi dalam pemilu, atau praktik korupsi.
  • Perspektif Multidimensional: Lihat masalah dari berbagai sudut pandang, termasuk politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

2. Analisis Penyebab

  • Analisis Struktural: Identifikasi penyebab struktural dari masalah tersebut, seperti undang-undang yang tidak efektif, sistem birokrasi yang korup, atau kurangnya pendidikan politik.
  • Analisis Aktor: Periksa peran berbagai aktor, termasuk pemerintah, partai politik, LSM, media, dan masyarakat umum.

3. Pendekatan Solutif

  • Reformasi Kebijakan: Tinjau dan revisi kebijakan atau undang-undang yang terkait. Misalnya, memperbaiki regulasi pemilu atau memperkuat hukum anti-korupsi.
  • Edukasi dan Pemberdayaan: Meningkatkan pendidikan politik dan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban mereka dalam demokrasi.
  • Penguatan Institusi: Memperkuat lembaga-lembaga demokrasi seperti KPU, Bawaslu, dan lembaga pengawas lainnya agar lebih independen dan transparan.

4. Implementasi dan Evaluasi

  • Kolaborasi Multi-Stakeholder: Libatkan berbagai pihak dalam proses implementasi solusi, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, dan media.
  • Monitoring dan Evaluasi: Lakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap implementasi solusi untuk memastikan efektivitas dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Contoh Kasus: Meningkatkan Partisipasi Pemilih

  1. Identifikasi Masalah: Rendahnya tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu.
  2. Analisis Penyebab:
    • Penyebab Struktural: Kurangnya akses informasi dan pendidikan politik.
    • Penyebab Aktor: Rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik dan proses pemilu.
  3. Pendekatan Solutif:
    • Reformasi Kebijakan: Penyederhanaan prosedur pemilu dan peningkatan aksesibilitas.
    • Edukasi: Kampanye pendidikan politik yang masif dan inklusif.
    • Penguatan Institusi: Memperkuat KPU dalam penyelenggaraan pemilu yang transparan dan adil.
  4. Implementasi dan Evaluasi:
    • Kolaborasi: Kerja sama antara KPU, LSM, dan media untuk kampanye partisipasi.
    • Monitoring: Pemantauan tingkat partisipasi dan evaluasi kebijakan pasca pemilu

Kesimpulan

Dalam menangani persoalan demokrasi di Indonesia, penting untuk mengadopsi pendekatan holistik yang melibatkan analisis mendalam, solusi yang terukur, dan kolaborasi yang kuat antar berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, demokrasi di Indonesia dapat berkembang menjadi lebih matang, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Bagaimana keamanan di istana negara?


Bagaimana keamanan di istana negara?

Kalau keamanan Paspampres jelas aman, tapi kalau "keamanan ghaib" banyak kisah horror di sana. Salah satunya kisah Gusdur ketika tinggal di Istana Negara. Cerita ini dulu saya pernah baca di buku Mata Batin Gusdur yang lebih jelas ceritanya.

Mungkin, ini juga alasan Jokowi lebih milih tinggal di Istana Bogor daripada Istana Merdeka?

Di Istana, Gusdur senang duduk di kursi seraya menikmati malam. Dan, ketika malam, seringkali ia jadi korban ke usulin makhluk penghuni istananya. Pernah suatu hari kursi yang didudukinya goyang sendiri. Namun, dengan samtainya beliau berkata, "Wis, aku ngerti kowe ono. Ojo ganggu aku, ya." Kalau bahasa gaulnya: Iye, gue tahu kamu itu eksis. So, jangan ganggu, ya.

Banyak kisah seram lainnya, misalnya penampakan hantu yang hitam, jangkung besar, berlari-larian di malam hari. Terus, ada juga yang bulu tengkuknya ditiup sesuatu yang tak kasat mata. Yang paling horror, ketika ada pengajian bulanan, tiba-tiba beringin di istana bergoyang sendiri, lalu mengeluarkan asap putih. Jelas, ibu-ibu yang mengaji turut ketakutan. Hanya Gus Dur dengan kesantaiannya bilang, "Enggak usah takut, mereka itu mau ikutan ngaji, kok."

Pada era Gus Dur, Istana Merdeka "tak sehoror" zaman Suharto dulu, mungkin karena sikap Gus Dur yang cuek, ramah, dan juga sering menerima tamu. Pada era Gusdur istana Merdeka begitu terbuka. Mulai dari pejabat, konglomerat, hingga kyai suka menemui Gus Dur di Istana. Ternyata, hantu juga takut sama manusia, kalau manusianya banyak, dan yang jaga manusia yang benar. 

Catatan Kaki

Ini cara Gus Dur ubah keangkeran Istana Merdeka | merdeka.com

Apa peristiwa bersejarah yang paling menarik perhatian Anda? Mesin ini ditempatkan sedemikian rupa hingga menimbulkan kecurigaan.

Mesin permainan catur pertama kali diciptakan pada abad ke 18 dan mereka menyebutnya "The Turk".

Mesin ini sangat cerdas. Bahkan dia berhasil mengalahkan tokoh-tokoh seperti Napoleon dan Benjamin Franklin. Tidak hanya mereka, tapi semua yang mencoba bermain pasti akan langsung dikalahkan.

Mesin ini ditempatkan sedemikian rupa hingga menimbulkan kecurigaan.

Gambar : ilustrasi seorang pria bersembunyi dibawah meja catur.

Namun satu abad kemudian, putra dari pencipta mesin ini akhirnya mengakui alasan mengapa "The Turk" begitu hebat, yang tidak lain karena di dalamnya ada seorang master catur yang bersembunyi.

Artinya, mesin itu tidak bekerja sendiri, melainkan seorang pria bersembunyi di dalamnya sambil memindahkan bidak-bidak catur.

(Catatan penerjemah)

Banyak spekulasi berkembang tentang alasan banyak orang yang sulit mengalahkan The Turk. Salah satunya adalah sebagai berikut :

  • The Turk dimainkan oleh sebuah boneka manusia yang berpakaian layaknya orang Turki. Tubuhnya yang lebih tinggi dari manusia pada umumnya membuat penampilan boneka ini menjadi lebih mengintimidasi.
  • Tak hanya itu, bola mata 'The Turk' bisa bergerak ke berbagai arah dan lehernya juga akan bergerak ke kanan dan kiri seolah mengawasi gerakan lawan.
  • Boneka ini mampu memegang bidak catur serta mengetuk-ngetukkan tangannya di meja untuk menyampaikan ketidaksabarannya saat lawan mainnya terlalu lama mengambil langkah.

Info lainnya yang saya dapat adalah, papan catur ini sebenarnya terbuat dari bahan magnet dengan mesin berkontruksi pentograf. Yang mana setiap kali lawan menggerakan bidaknya, maka master yang bersembunyi juga bisa melihat dan memberi respon dengan mesin. Selanjutnya, respon yang diberikan melalui Mesin dibawah meja akan otomatis ditiru oleh boneka yang berada di luar.

Pentograf sendiri sering dipakai untuk memperbesar atau memperkecil gambar seperti peta ataupun benda lainnya.

Mengapa kita harus membaca?

 

Mengapa kita harus membaca?

Disclaimer! Tulisan ini adalah hasil terjemahan dari konten berikut:

Silk Road's answer to What is the power of reading?

Perkenalkan, ia adalah Frederick Douglass (Kiri).

Ia lahir saat perbudakan masih merajalela pada tahun 1818 di Maryland. Ia bahkan tidak mengetahui siapa ayahnya dan kapan hari ulang tahunnya.

Sejak bayi, ia telah berpisah dengan ibunya dan telah menerima banyak kekerasan dan penderitaan saat masih menjadi budak.

Namun, ia punya mimpi untuk hidup bebas dan merdeka.

Satu hal yang membuat ia berhasil mencapai mimpinya tersebut adalah belajar membaca.

Dia mulai belajar huruf alfabet dari istri majikannya yang sangat baik kepadanya sejak awal. Namun, ketika suaminya mengetahui hal itu, ia dilarang untuk mengajarkan anak itu.

Suami itu mengatakan bahwa belajar adalah satu hal yang tidak pantas dilakukan oleh seorang budak.

Anak itu pantang menyerah. Tekadnya untuk hidup merdeka sangat kuat.

Ia mencoba berbagai cara lain untuk belajar hal baru, seperti dengan buku yang ia peroleh dari berbagai sumber, menyalin tulisan dari berbagai koran, dan belajar menulis secara diam-diam.

Ia bahkan pernah berpura-pura menjadi orang sok tau di depan anak-anak (berkulit putih) lain, agar mereka mau mengajarkannya.

Salah satu buku yang telah mengubah hidupnya adalah buku “The Columbian Orator” yang berisikan kumpulan pidato dan tulisan tentang hak asasi dan kebebasan.

Ia juga membaca buku lain tentang revolusi Amerika dan penghapusan perbudakan di negara lain. Selain itu, ia membaca kitab Injil dan mempelajari perihal kasih sayang dan keadilan Tuhan.

Kecintaannya terhadap hobi membaca telah membukakan hati dan pikirannya. Hal itu membuat ia sadar bahwa perbudakan adalah sebuah kesalahan dan setiap orang punya hak untuk hidup bebas.

Semua hal ini telah memberinya keberanian dan kemampuan untuk melawan perbudakan.

Pada tahun 1838, ia berhasil kabur dari majikannya dan menjadi pemimpin dari gerakan penghapusan perbudakan.

Dia telah menulis banyak buku, koran, menyampaikan banyak pidato, dan membantu para budak lain untuk merdeka.

Kamu lihat sendiri, kan. Begitu besarnya pengaruh dari membaca dalam mengubah dunia.

Dengan membaca, kamu akan mendapatkan pengetahuan, kekuatan, inspirasi, dan harapan.

Dengan membaca, kamu juga dapat mengenali diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik serta menjadi warga yang baik.

Demikianlah kisah bocah lelaki yang telah menjadi pahlawan dan tokoh abolisionis yang melegenda.

Referensi:

Frederick Douglass | Biography, Accomplishments, & Facts
Frederick Douglass, African American abolitionist, orator, newspaper publisher, and author who is famous for his first autobiography, Narrative of the Life of Frederick Douglass, an American Slave, Written by Himself. He became the first Black U.S. marshal and was the most photographed American man of the 19th century.

Catatan Penerjemah:

Silahkan berikan tanggapanmu terhadap postingan ini. Jika terdapat informasi yang keliru, silahkan dikoreksi. Kritik dan saran terhadap terjemahan sangat terbuka dan diperlukan untuk kualitas terjemahan yang lebih baik kedepannya

Jumat, 05 Juli 2024

Kebiasaan apa yang benar-benar mengubah hidupmu?

 

Kebiasaan apa yang benar-benar mengubah hidupmu?

Alarm menunjukkan pukul 04.00. Saya terbangun dengan mata yang masih terasa berat imbas dari overtime semalam, saya menuju ke toilet untuk mengambil air wudhu dan bersih-bersih.

Saya selalu menjalankan prinsip 04.00. Mencoba bangun lebih awal sebelum azan subuh berkumandang. Membuka pintu, menuju kehalaman rumah, menghirup udara pagi yang segar serta melihat bulan yang mulai meredup dikejauhan. Indah. Kemudian saya terdiam dan berkata lirih;

"Terimakasih Tuhan karena aku masih hidup hari ini. Engkau telah mencukupkan rejeki yang halal untukku, memberikan aku kesehatan serta otak yang selalu bekerja dengan baik. Terimakasih telah membuatku menjadi pribadi yang selalu bersyukur".

Kalimat diatas saya lakukan setiap hari dari semenjak saya pertama kali kerja. Apakah berdampak? Bagi saya, sangat berdampak. Afirmasi positif ke otak itu akan menyehatkan sel-sel negatif. Pagi hari adalah waktu terbaik untuk menyehatkan sel-sel tersebut.

Selepas Azan berkumandang, saya menjalankan kewajiban saya, bersujud dihadapan Tuhan selama 20 menit, kemudian melakukan beberapa work out ringan untuk membakar sedikit kalori tubuh.

Didalam perjalanan menuju kekantor, saya selalu menyempatkan membaca 30 halaman buku. Saya memiliki prinsip 30 pages per day agar buku tersebut dapat selesai dalam 2 minggu, kemudian pergi ke gramedia lagi untuk membeli buku baru. Saya melakukan kebiasaan ini semenjak semester lima. Sewaktu kuliah mungkin sedikit bolong-bolong dalam membaca buku, namun setelah bekerja, saya jadikan ini sebagai sebuah kebiasaan wajib. Dan, ya, saya sudah khatam ratusan buku pengembangan diri, karir, motivasi, biografi, etc.

Sewaktu kerja, saya menerapkan rekening waktu. Ini adalah tools untuk membuat pekerjaan lebih efektif, buat list kegiatan rutin selama satu hari termasuk kegiatan membuka HP dan Soc media atau gadget. Berikan durasi waktu berapa lama kita harus efektif kerja, berapa lama durasi membuka HP dalam satu hari dan berapa lama kita haha-hihi dengan rekan kerja. Saya selalu membuat list rekening waktu karena saya tahu bahwa waktu produktif manusia itu adalah 10 jam, dimulai dari jam 07.00–17.00

Sebelum tidur. Saya memiliki kebiasaan melakukan afirmasi positif kedalam otak dengan kalimat yang sederhana;

"Wahai diriku, terimakasih sudah bekerja dengan sangat baik hari ini. Hari esok mohon kerjasamanya lagi agar kita dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dari hari ini"

saya melakukan afirmasi positive selama tiga sampai lima kali sembari mendengarkan musik instrumental dari Studio Ghibli. Tentram dan menyenangkan. Lelah auto menghilang dengan alunan musik indah dan serasa masuk kedalam dunia spirited away.

Sederet kebiasaan diatas sudah menjadi bagian dari diri saya secara rutin. Terus apa dampaknya bagi saya?

  • Kebiasaan Bangun pagi.

Merupakan aktifitas positif. Saat yang lain masih tertidur lelap, kita justru sedang upgrade mental dan fisik secara tidak langsung. Memberikan asupan positive kedalam otak sebelum memulai hari, melakukan sujud dan doa serta aktifitas fisik untuk kesehatan. Kita sebenarnya sudah satu langkah dari orang lain ketika bangun pagi. Saya percaya bahwa apa yang kita rasakan dipagi hari akan berdampak pada sepanjang hari. Make your morning with positive vibes!

  • Kebiasaan membaca buku.

Team dan rekan-rekan saya terkadang menjuluki saya "Bapak Wikipedia" entah apa maksudnya namun dari yang saya tangkap, julukan tersebut ada karena pengetahuan saya yang menurut mereka cukup luas. Padahal saya mendapatkan semua ilmu tersebut dari sebuah Buku. Positifnya adalah saya jadi bisa menulis, entah, saya juga tidak tahu darimana bakat saya menulis. Namun yang pasti buku itu adalah sebuah jendela dunia. Membaca buku atau artikel bermanfaat sangat berguna dalam pekerjaan dan karir.

  • Kebiasaan afirmasi positive.

Apa yang kalian lakukan sebelum tidur? Otak itu perlu namanya asupan sebelum beristirahat. Seperti halnya pagi hari, malam haripun harus diselingi dengan afirmasi positif. Cobalah mendengarkan musik instrumental yang menenangkan agar membuat rileks otak kalian setelah seharian lelah serta berikan afirmasi positif berupa ucapan terimakasih. Saya menyebutnya self rewards.

  • Kebiasaan rekening waktu

Buatlah rekening waktu kamu sendiri sehingga kamu dapat mengatur waktu dengan baik dan lebih produktif. Cara membuat rekening waktu ada di feeds dan story instagram saya.

Sebenarnya ada beberapa kebiasaan positive lain yang saya lakukan untuk membuat hari lebih menyenangkan namun saya rasa tiga hal diatas adalah core essential untuk saya.

Menciptakan kebiasaan positive setiap orang mungkin akan berbeda-beda dan tidak harus sama, lakukan apa yang menurut kamu baik dan sesuai dengan dirimu. Apa yang dapat mengubah hidupmu menjadi lebih positive.Kalau saya anggap kebiasaan positive akan membuat mental health terjaga dengan baik.

Jadi, apa kebiasaan positive mu?

Selain dengan membaca buku, apakah ada cara lain agar lebih cerdas?

 

Selain dengan membaca buku, apakah ada cara lain agar lebih cerdas?

Dahulu kala di Yunani, seorang filsuf tua bernama Aristoteles berjalan mengelilingi kota Athena dan mengatakan bahwa jika kita ingin pintar, maka salah satu caranya adalah dengan menjaga agar tubuh kita tetap fit.

Dengan kata lain, Aristoteles menyarankan jika ingin pintar, maka kita harus berolahraga. Dia tidak sadar bahwa apa yang dia ucapkan walaupun tidak berdasar, ternyata benar. Jauh di masa depan, beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa olahraga memang mampu membuat kita lebih pintar.

Ini adalah 3 penelitian tersebut


Penelitian oleh Colcombe & Kramer (2003) menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih tua yang rutin melakukan latihan fisik, terutama latihan aerobik, memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak. Ini berarti, secara sederhana, olahraga bisa membantu otak tetap tajam meskipun usia bertambah.


Etnier et al. (1997) mengumpulkan data dari berbagai studi dan menemukan bahwa ada hubungan positif antara kebugaran fisik dan kemampuan berpikir. Jadi, semakin fit seseorang dari segi fisik, semakin baik juga kemampuannya dalam memecahkan masalah, merencanakan, dan memperhatikan detail.


Studi yang dipublikasikan di Nature Reviews Neuroscience menyoroti bagaimana olahraga, khususnya yang meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, dapat meningkatkan waktu reaksi dan menjaga kemampuan kognitif tetap baik seiring bertambahnya usia.


Nah, kenapa olahraga bisa meningkatkan kecerdasan? Saat kita berolahraga, jantung memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh, termasuk otak.

Ini berarti otak mendapatkan lebih banyak oksigen dan nutrisi yang dibutuhkannya untuk berfungsi dengan baik. Selain itu, olahraga juga merangsang produksi zat kimia tertentu di otak yang membantu pembentukan sel-sel otak baru dan meningkatkan konektivitas antar sel otak.

Jadi, secara sederhana, olahraga membantu otak kita menjadi lebih 'fit' dan siap menghadapi berbagai tantangan intelektual.


Bagi pelajar, mungkin ini bisa jadi pertimbangan untuk lebih sering berolaharaga.

Bagi orang tua, mungkin ini bisa jadi pengetahuan tambahan bahwa jika ingin agar anak anda lebih pintar, mungkin selain membaca anda bisa ajak berolahraga.

Semoga membantu

Mengapa dari sejak merdeka sampai sekarang Presiden Indonesia semuanya dari Suku Jawa?

 Mengapa dari sejak merdeka sampai sekarang Presiden Indonesia semuanya dari Suku Jawa?

  1. Presiden Soekarno berdarah Jawa dari Ramanè & Bali dari Biyungè. secara suku bangsa aku tidak tau beliau mengaku bersuku bangsa apa. Rama biyungè bung Karno adalah keluarga ningrat Jawa & Bali.
  2. Presiden Soeharto berdarah Jawa dari pihak Rama & Biyung (turun temurun). Secara suku bangsa beliau bersuku bangsa Jawa. Ramanè bung Harto adalah keluarga ningrat Jawa.
  3. Presiden B.J. Habibi berdarah Gorontalo dari Ramanè & Jawa dari Biyungè. Secara suku bangsa beliau bersuku Gorontalo karena garis keturunan suku bangsa Gorontalo dari Rama. Biyungè bung Habibi adalah keluarga ningrat Jawa.
  4. Presiden Megawati Soekarno Putri berdarah Jawa-Bali dari Ramanè & berdarah Minang dari Biyungè. Secara suku bangsa beliau bersuku bangsa Miangkabau karena garis keturunan suku bangsa Minangkabau dari Biyung.
  5. Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) berdarah Jawa & Tionghoa, dari pernikahan Raja terakhir Majapahit dengan Putri Champa yg beranakan Raden Patah, raja pertama Kesultanan Demak.
  6. Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) berdarah Jawa dari Rama & berdarah Jawa dari biyung (turun temurun). Secara suku bangsa beliau bersuku bangsa Jawa.
  7. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdarah Jawa dari Rama & Biyung (turun temurun), secara suku bangsa beliau bersuku bangsa Jawa.
  8. Presiden Prabowo Subianto berdarah Jawa dari Rama & Minahasa-Jerman dari Biyung. Garis keturunan bung Prabo jika di tarik ke atas berawal dari Sultan Agung, punya anak Raden Adipati Mangkoeprodjo, punya anak Raden Tumenggung Indrajik Kertonegoro III, punya anak Raden Tumenggung Kertonegoro IV atau Raden Banyak Wide, punya anak Raden Kartoatmodjo (menikah dengan Raden Ayu Djojoatmodjo yg merupakan keturunan ke-4 Sri Sultan Hamengkubuwono I, dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat), punya anak Raden Tumenggung Mangkoeprodjo, punya anak Margono Djojohadikoesoemo, punya anak Soemitro Djojohadikoesoemo (menikah dengan Dora Marie Sigar), punya anak Prabowo Subianto. Prabowo merupakan keturunan ke-8 Trah Sri Sultan Agung dari Kesultanan Mataram Hadiningrat dan Sultan Hamengkubuwono I dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Soekarno keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono II & Kerajaan Buleleng Bali.

Soeharto keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono II

SBY keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono III

Jokowi keturunan Pangeran Samber Nyawa (Pangeran Adipati Mangkunegara I, dari Kadipaten Mangkunegaran)

Apa fakta tersembunyi dibalik kejadian G 30 S PKI yang belum banyak orang Indonesia tahu?

  Apa fakta tersembunyi dibalik kejadian G 30 S PKI yang belum banyak orang Indonesia tahu? Drama penangkapan D.N. Aidit. Tentang cerita luc...