Disclaimer! Tulisan ini adalah hasil terjemahan dari konten berikut:
Silk Road's answer to What is the power of reading?
Perkenalkan, ia adalah Frederick Douglass (Kiri).
Ia lahir saat perbudakan masih merajalela pada tahun 1818 di Maryland. Ia bahkan tidak mengetahui siapa ayahnya dan kapan hari ulang tahunnya.
Sejak bayi, ia telah berpisah dengan ibunya dan telah menerima banyak kekerasan dan penderitaan saat masih menjadi budak.
Namun, ia punya mimpi untuk hidup bebas dan merdeka.
Satu hal yang membuat ia berhasil mencapai mimpinya tersebut adalah belajar membaca.
Dia mulai belajar huruf alfabet dari istri majikannya yang sangat baik kepadanya sejak awal. Namun, ketika suaminya mengetahui hal itu, ia dilarang untuk mengajarkan anak itu.
Suami itu mengatakan bahwa belajar adalah satu hal yang tidak pantas dilakukan oleh seorang budak.
Anak itu pantang menyerah. Tekadnya untuk hidup merdeka sangat kuat.
Ia mencoba berbagai cara lain untuk belajar hal baru, seperti dengan buku yang ia peroleh dari berbagai sumber, menyalin tulisan dari berbagai koran, dan belajar menulis secara diam-diam.
Ia bahkan pernah berpura-pura menjadi orang sok tau di depan anak-anak (berkulit putih) lain, agar mereka mau mengajarkannya.
Salah satu buku yang telah mengubah hidupnya adalah buku “The Columbian Orator” yang berisikan kumpulan pidato dan tulisan tentang hak asasi dan kebebasan.
Ia juga membaca buku lain tentang revolusi Amerika dan penghapusan perbudakan di negara lain. Selain itu, ia membaca kitab Injil dan mempelajari perihal kasih sayang dan keadilan Tuhan.
Kecintaannya terhadap hobi membaca telah membukakan hati dan pikirannya. Hal itu membuat ia sadar bahwa perbudakan adalah sebuah kesalahan dan setiap orang punya hak untuk hidup bebas.
Semua hal ini telah memberinya keberanian dan kemampuan untuk melawan perbudakan.
Pada tahun 1838, ia berhasil kabur dari majikannya dan menjadi pemimpin dari gerakan penghapusan perbudakan.
Dia telah menulis banyak buku, koran, menyampaikan banyak pidato, dan membantu para budak lain untuk merdeka.
Kamu lihat sendiri, kan. Begitu besarnya pengaruh dari membaca dalam mengubah dunia.
Dengan membaca, kamu akan mendapatkan pengetahuan, kekuatan, inspirasi, dan harapan.
Dengan membaca, kamu juga dapat mengenali diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik serta menjadi warga yang baik.
Demikianlah kisah bocah lelaki yang telah menjadi pahlawan dan tokoh abolisionis yang melegenda.
Referensi:
Catatan Penerjemah:
Silahkan berikan tanggapanmu terhadap postingan ini. Jika terdapat informasi yang keliru, silahkan dikoreksi. Kritik dan saran terhadap terjemahan sangat terbuka dan diperlukan untuk kualitas terjemahan yang lebih baik kedepannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar